Wahai Hamba-Hamba Allah, Malulah Kalian! – Syaikh Muhammad Sa’id Raslan

Wahai hamba-hamba Allah! Umat Muhammad shallallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam! Al-Qur’an adalah hidupmu. Al-Qur’an adalah dagingmu. Al-Qur’an adalah darahmu. Al-Qur’an adalah uratmu. Al-Qur’an adalah kehormatanmu. Al-Qur’an adalah duniamu. Al-Qur’an adalah akhiratmu. Al-Qur’anul Azhim adalah sebab kemuliaanmu. Al-Qur’anul Azhim adalah sebab ketinggianmu.

Wahai hamba-hamba Allah! Jika kalian meninggalkan Al-Qur’an di belakangmu, maka akan menjadi sebab kehinaan dan kemiskinan kalian. Karena sungguh, dia adalah tali Allah.

وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّـهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا

Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai.” (QS. Ali ‘Imran: 103)

Tali Allah adalah agama-Nya, dan Al-Qur’an-Nya yang Mulia, sebagaimana perkataan yang sangat jelas oleh para ahli tafsir.

Malulah kalian! Bagaimana bisa kalian berbahasa Inggris dengan sangat jelas, seolah-olah kalian mempelajari langsung dari ahlinya (orang Inggris) dan kepada mereka yang telah menggunakan kata-kata dan tata bahasa (Inggris) sejak lahir dan dibesarkan.

Malulah kalian! Kalian mempelajari satu, dua, atau tiga bahasa yang rumit, tapi kalian sama sekali enggan untuk mempelajari bahasa Arab kalian walaupun satu kalimat sehingga seseorang dapat memahami maksud kalian dan mengerti perkataan kalian yang fasih itu.

Malulah kalian! Malulah kalian yang telah berpaling dari sebab-sebab kemuliaan dan lebih memilih untuk tersesat.

Malulah kalian! Ini menjadi bukti kemalasan pikiran dan bukti atas kurangnya penglihatan.

Malulah kalian! Yang telah menjadikan Al-Qur’an berada di rumah-rumah kalian dan di antara kedua tangan kalian dalam keadaan debu telah menutupinya.

Malulah kalian! Engkau mendatangi Al-Qur’an hanya pada saat tertimpa musibah dan ketika lenganmu berada di belakang punggungmu.

Malulah kalian! Yang mendatangi Al-Qur’an Kitabullah hanya pada saat kalian sakit dan tidak berdaya.

Malulah kalian! Yang tidak mensyukuri atas nikmat yang diberikan oleh Allah.

Malulah kalian! Yang telah meninggalkan Al-Qur’an di belakang seolah-olah kalian bangga seperti itu kemudian tidak pernah membacanya di siang dan petang hari.

Malulah kalian! Yang hati kalian tidak terpengaruh walaupun hanya dengan sebagian kecil surat dari Kitabullah Jalla wa ‘Ala.

Malulah kalian! Yang lisan kalian tidak membaca Kalam Rabb kalian Jalla wa ‘Ala.

Wahai hamba Allah, wajib bagi kita untuk mentaati Allah. Wajib bagi kita untuk menggunakan akal dan kesadaran untuk menjalankan kewajiban kita. Wajib bagi kita untuk menjaga sesuatu yang memberikan kemanfaatan bagi kita, karena musuh-musuh kita tidak akan mau menjaganya untuk kita. Jika kita tidak bangkit untuk menjaga kemuliaan diri kita (agama kita), sungguh kita tidak akan merasa aman terhadap musuh-musuh kita. Dan jika kita tidak menjaga agama kita, diri kita, maka Allah akan mengirimkan bencana dari atas langit kepada kita. Dia akan menggantikan kita (dengan yang lain), menghilangkan kita semua (dari muka bumi) baik yang tampak maupun yang tersembunyi.

وَإِن تَتَوَلَّوْا يَسْتَبْدِلْ قَوْمًا غَيْرَكُمْ ثُمَّ لَا يَكُونُوا أَمْثَالَكُم

Dan jika kamu berpaling niscaya Dia akan mengganti (kamu) dengan kaum yang lain; dan mereka tidak akan seperti kamu ini.” (QS. Muhammad: 38)

Sampai kapan kalian akan tetap hilang arah!

Sampai kapan kalian akan tetap terkurung!

Sampai kapan kalian akan tetap tersesat!

Sampai kapan kalian akan tetap bersandar!

Sampai kapan kalian akan tetap terbaring!

Sampai kapan ketidaksadaran ini akan berakhir, wahai hamba Allah! Dan ketika Al-Qur’an yang mulia menyeru adzan di hati-hati kalian, hari-hari dan malam-malam terus berlalu, tapi tidak ada yang menjawab panggilannya. Nabi telah mengeluhkan kalian kepada Rabbnya,

وَقَالَ الرَّسُولُ يَا رَبِّ إِنَّ قَوْمِي اتَّخَذُوا هَـٰذَا الْقُرْآنَ مَهْجُورًا

Berkatalah Rasul, ‘Ya Rabbku, sesungguhnya kaumku menjadikan Al-Qur’an itu sesuatu yang tidak dipedulikan.” (QS. Al-Furqon: 30)

Pelajari Kitabullah, jangan biarkan hari berlalu tanpa melihat Al-Qur’anul Azhim.

download mp3

2 thoughts on “Wahai Hamba-Hamba Allah, Malulah Kalian! – Syaikh Muhammad Sa’id Raslan

    • Asy-Syaikh Al-Muhaddits Dr. Muhammad Sa’id Raslan Abu Abdillah, http://rslan.com

      Tinggal di Mesir, beliau ulama salafy ternama di Mesir yang sangat banyak menulis bantahan2 terhadap Al-Ikhwan Al-Muslimin dan Sayyid Quthb. Hingga Syaikh Rabi’ menulisnya sendiri di situs http://sahab.net

      Beliau mendapat beberapa rekomendasi dari ulama, antara lain dari
      – Syaikh Hasan bin Abdul Wahhab Marzuq Al-Banna
      – Syaikh Mahr Al-Qahthani
      – Syaikh Usamah Al-Utaibi
      – Syaikh Rabi’ ibn Hadi Al-Madkhali
      – Syaikh Ahmad Bazmul
      – Syaikh Khalid Abdurrahman Al-Mishri
      – Syaikh Falah bin Isma’il Al-Mandakar

      Beberapa karya beliau
      – Syarh Al-Jami’ lil ibaadatillahi wahdah
      – Al-Ilmu wal ‘Amal
      – Fadhlul ‘Ilmi wa Adaab Thalabatihi wa Turuq Tahshilihi wa Jama’ihi
      – Hubbul Wathan Al-Islami minal Iman
      – Syarh Risalah Wajibul ‘Abdi idza Amarahullah bil Amr
      – Adaab Thalibul ‘Ilmi
      – At-Tashfiyah wat Tarbiyah
      – Tamyiz Al-‘Ulama minal Mufakkirina wal Khutaba
      – Fitnatut Takfir wat Tafjir
      – Maratib Thalibul ‘Ilmi
      dan masih banyak lagi

Silakan tinggalkan komentar Anda di sini, بارك الله فيك

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s